7 Fakta Kenapa Perokok Pasih Lebih Menderita

 

Image result for perokok pasif

Rokok menyumbang sangat besar bagi pendapatan negara kita, menyerap banyak tenaga kerja juga ikut serta membangun pendidikan bangsa dengan berbagai beasiswa yang konsisten mereka canangkan setiap tahun di banyak universitas. Alasan itu biasa digunakan oleh mereka yang pro dengan konsumsi rokok. Iklan rokok yang sering ditayangkan pun digarap seakan-akan para penikmat rokok adalah mereka dengan branding diri yang positif. Lalu apakah kita bisa menutup mata akan bahaya laten yang akan ditimbulkan oleh konsumsi rokok?

 

Indonesia sebagai pengkonsumsi rokok terbesar se-Asia Tenggara belum mampu secara efektif mengurangi tingkat konsumsi barang yang jelas meningkatkan resiko gagal jantung tersebut. Penyakit yang dulunya banyak dialami oleh kalangan menengah ke atas sekarang juga dialami oleh banyak kalangan bawah, hanya karena pola hidup yang kurang sehat. Tidak bisa lepas dari rokok. Lebih miris lagi kebiasaan merokok sudah merambah pada tingkat usia lebih rendah. Resiko berbagai penyakit yang ditimbulkan pun lebih komplek, antara lain:

  1. Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).
  2. Penyakit gagal jantung.
  3. Kanker paru-paru, TBC, Pneumonia.
  4. Kanker seperti kanker mulut, hiding, tenggorokan, kerongkongan, pankreas, kandung kemih, leher rahim, leukimia dan ginjal.
  5. Kandungan kimia dalam tembakau juga bisa merusak lapisan pembuluh darah, juga mempengaruhi jumlah lemak dalam darah sehingga meningkatkan risiko pengerasan pembuluh darah.

 

Lalu apa efek buat mereka yang tidak merokok langsung namun ikut menghirup asap rokok? Perokok pasif bisa meliputi sesama orang dewasa yang tinggal satu rumah, satu tempat kerja, di tempat umum baik orang tua maupun bayi dan anak-anak. Perokok pasif bisa terpapar langsung saat berada di dekat perokok aktif maupun dalam ruangan bekas dipakai oleh perokok, sebab asap rokok bisa bertahan di udara selama 2,5 jam. Asap itu tetap ada walaupun sudah tidak terdeteksi oleh indera penciuman maupun penglihatan. Berikut ini 7 fakta kenapa perokok pasif lebih menderita yang wajib Anda tahu.

BACA JUGA: 7 Fakta Bahaya Rokok Yang Jarang Diketahui

Fakta Pertama

Meskipun sebagai perokok pasif namun tetap terpapar asap rokok meskipun itu sedikit akan menyerap zat kimia hasil pembakaran rokok yang masuk dalam pembuluh darah, kerja sistem peredaran darah jelas terganggu dan bisa memicu masalah kesehatan lain.

 

Fakta kedua

Perokok pasif anak-anak memiliki risiko jauh lebih besar dikarenakan sistem imunitas yang masih lemah. Days tahan tubuh belum terbentuk sempurna sehingga mereka mempunyai peluang terpapar berbagai macam virus dengan mudah. Selain itu jika anak-anak terpapar asap rokok sebagai perokok pasif kemungkinan mengalami pertumbuhan paru-paru yang lebih lambat, radang saluran pernafasan, infeksi telinga, terserang asma dan yang paling umum adalah batuk berkepanjangan.

Syindrom kematian bayi mendadak juga merupakan daftar risiko bagi perokok pasif. Meningitis juga bisa menyerang anak-anak sebagai perokok pasif karena adanya peningkatan kemampuan bakteri untuk mematuhi mucosa.

 

Fakta ketiga

Pada ibu hamil yang terpapar asap rokok mempunyai kemungkinan besar mengalami komplikasi seperti bayi lahir dengan berat badan rendah, keguguran atau bayi lahir mati. Risiko bayi lahir dengan berbagai gangguan organ seperti jantung bocor atau gangguan pernafasan juga banyak terjadi.

 

Fakta keempat

Bahkan paparan langsung dari asap rokok menimbulkan efek sementara yang tidak mengenakkan. Efek yang bisa langsung terjadi misalnya gejala seperti mata merah karena asap (iritasi), batuk, sakit tenggorokan, pusing dan mual.

 

Fakta kelima

Sebagai perokok pasif Anda bisa mengalami berkurangnya kadar vitamin dan antioksifan dalam darah. Hal ini disebabkan karena paparan asap rokok dapat mengurangi konsentrasi askorbat. Askorbat merupakan jenis antioksidan penting dalam darah, jadi jika tubuh kekurangan askorbat jelas sistem imunitas tubuh akan menurun.

BACA JUGA: Olahraga dan Makanan yang Baik Untuk Mengecilkan Perut

Fakta keenam

Perokok pasif bisa jadi orang yang lebih menderita sebab meski mereka tidak melakukan aktifitas itu secara langsung namun ikut merasakan 4000 jenis zat kimia yang terkandung dalam rokok memasuki tubuhnya. Yang lebih dari 50 diantaranya adalah pemicu kanker. Paparan jangka panjang asap rokok bagi perokok pasif meningkatkan resiko terserang kanker 20 hingga 30% lebih tinggi, terutama untuk kanker paru-paru.

 

Fakta ketujuh

Sejatinya menurut pakar kesehatan dari 100% asap rokok yang berbahaya itu, perokok aktif hanya merasakan 25% saja sebab sudah ada filter pada pangkal rokok itu. Namun para perokok pasif harus menerima 75% bahaya asap rokok yang menyebar langsung didekatnya tanpa filter.

 

Zat-zat apa sajakah yang terkandung dalam sebuah rokok hingga bisa merusak sebagian besar sistem kesehatan seorang perokok baik aktif maupun pasif, Mari kita lihat satu persatu:

  • Tar

Tar diketahui sebagai pemicu terjadinya iritasi paru-paru dan kanker. Konsentrasi tar tiga Kali lipat lebih tinggi pada perokok pasif dibandingkan dalam tubuh perokok aktif.

  • Nikotin

Nikotin adalah candu atau menimbulkan zat adiksi sehingga memicu konsumsi rokok lebih banyak. Nikotin dalam tubuh perokok pasif juga mempunyai konsentrasi tiga kali lipat lebih banyak.

  • Karbonmonoksida

Karbonmonoksida mengikat oksigen dalam darah sehingga memicu penyakit jantung. Zat ini merupakan zat berbahaya karena menurunkan kadar oksigen. Konsentrasinya juga tiga Kali lipat lebih banyak dalam tubuh perokok pasif.

  • Bahan kimia berbahaya lainnya juga terkandung dalam sebatang rokok.

 

Untuk menghindari berbagai resiko sebagai perokok pasif sehingga 7 fakta kenapa perokok pasif lebih menderita itu tidak Anda alami, coba terapkan beberapa tips di bawah ini :

  • Jika Anda berada di tempat umum misalnya tranportasi umum, stasiun, terminal, pasar atau tempat-tempat yang belum memiliki ruang khusus untuk para perokok sebaiknya Anda menjaga jarak dengan perokok aktif yang ada.
  • Buat peraturan sederhana until para tamu yang hadir di rumah Anda. Dilarang merokok di dalam rumah. Mungkin awalnya Anda akan merasa sungkan namun nanti akan muncul kesadaran dari teman-teman yang datang ke rumah Anda bahwa Anda mempunyai aturan khusus untuk itu. Mereka akan menghargai itu.
  • Jika memungkinkan Anda bisa menyediakan ruang khusus merokok di tempat kerja maupun di rumah Anda.
  • Pastikan tidak ada yang merokok di dalam mobil jika Anda bepergian bersama keluarga besar, saudara maupun teman-teman.
  • Ciptakan lingkungan rumah yang bebas dari rokok, bantu pasangan untuk lepas dari kecanduan rokok secara bertahap. Buat pengalihan untuknya seperti menggantjnya dengan permen mint atau cemilan sehat.
  • Jadilah orang yang tegas, tanpa segan menegur orang-orang yang merokok tanpa mematuhi peraturan yang ada.

 

Jika mereka para perokok aktif belum memiliki kesadaran untuk lepas dari rokok maka kita yang berpeluang jadi perokok pasif yang harus berani menyuarakan perubahan. 7 Fakta kenapa perokok pasif lebih menderita harusnya cukup menjadi peringatan pribadi untuk kita lebih waspada akan bahaya besar yang mengintai di baliknya. Marilah ubah gaya hidup sehat demi orang-orang tercinta di sekitar kita. Tak ada yang lebih berharga dari udara segar dan bebas asap rokok untuk kehidupan yang lebih baik. Salam sehat dan semoga bermanfaat.

 

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *